Arya terkemuka Singasari part 1 :RANGGALAWE ajudan setia yang dikhianati

Posted: April 20, 2011 in Arya Terkemuka Singasari, tokoh terlupakan
Tag:, , , , , , , , , , , , ,

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya , Majapahit berdiri atas siasat seorang tokoh penting master siasat yang tak tertandingi Arya Wiraraja  .Jika Arya Wiraraja adalah seorang ahli taktik , otak dalam segala tindak tanduk Raden Wijaya mendirikan Majapahit,kali ini saya akan mencoba menceritakan tokoh lain yang tak kalah penting yang juga berandil besar dalam berdirinya Majapahit yaitu para abdil setia Raden Wijaya yang tak kenal lelah mendampingi Wijaya dalam usaha pendirian Majapahit dari semenjak melarikan diri dari pasukan Kediri di Singasari,bersembunyi di Sumenep , hingga akhirnya bahu membahu bergotong royong membangun hutan tarik di Desa Trowulan menjadi sebuah dusun kecil cikal bakal Kerajaan besar Majapahit. Mereka dikenal sebagai 9 arya terkemuka Singasari.yang terdiri dari Ranggalawe,Nambi,Sora,Gajah Pagon,Banyak Kapuk,Pedang,Dangdi,Peteng. Dalam postingan kali ini saya akan menceritakan tentang tokoh paling kontroversial dari 9 Arya terkemuka Singasari yaitu Ranggalawe putra Arya Wiraraja

1.RANGGALAWE

Ranggalawe,sosok seorang Ranggalawe di buku sejarah yang diajarkan di sekolah tentunya memunculkan sosok Ranggalawe yang kejam,bengis,juga pengkhianat. Seperti kata pepatah  “bagai nila setitik,rusak susu sebelanga” Seakan semua kejahatan akibat pemberontakannya pada Majapahit mengubur semua jasa jasanya pada Majapahit, seolah ia  tidak pernah melakukan apapun untuk Majapahit. Padahal sejatinya ia merupakan salah seorang yang berperan sangat penting saat pendirian Majapahit selain Wijaya, dan Wiraraja . Ia merupaka abdi sekaligus sahabat terdekat dari Raden Wijaya sang pendiri Majapahit.  Hanya sayang sang Raja memiliki rasa terlalu cinta pada tahtanya yang menyebabkan pemberontakan Ranggalawe.

Ranggalawe adalah pemimpin dari 8 Arya lainnya.ia merupakan seorang yang sangat berjasa dalam membantu segala upaya Raden Wijaya mendirikan Majapahit. Ia adalah tokoh yang berhasil membunuh Mahisa Mundarang patih Kediri pada saat pasukan Wijaya dan Arya Wiraraja dengan dibantu oleh tentara Mongol menyerang Kediri yang pada saat itu baru saja berdiri kembali. Ranggalawe pula lah yang berhasil meyakinkan ayahandanya Arya Wiraraja agar berpihak dan berkenan membantu Wijaya dan pada akhirnya Arya Wiraraja pun menjadi pengatur siasat Wijaya dalam merebut kembali tahta Jawadwipa . Begitu pentingnya peran dan jasa yang dilakukan oleh Ranggalawe membuat Wijaya berjanji pada dirinya bahwa kelak setelah Majapahit berdiri menjadi sebuah kerajaan , Ranggalawe akan diangkat menjadi Mahapatih Majapahit.

Tetapi apalah arti sebuah janji,jika tujuan sudah tercapai maka semua janji yang kita telah nazarkan akan menjadi angin lalu yang tidak ada niatan sedikitpun untuk melunasinya.Begitu pula yang dilakukan oleh Raden Wijaya yang setelah naik menjadi raja bergelar Sri Kertarajasa Jayawardana. Janjinya kepada Ranggalawe untuk mengangkatnya menjadi Mahapatih Majapahit sama sekali diabaikan.Yang diangkat menjadi Mahapatih tenyata adalah rekan Ranggalawe sesama Arya terkemuka Singasari yaitu Nambi yang walaupun sama-sama berjasa notabene jasanya tidak sebanding dengan Ranggalawe .

Tidak hanya kepada Ranggalawe saja Wijaya menginkari janji,tetapi juga pada Arya Wiraraja. Arya Wiraraja yang semula dijanjikan wilayah pulau Jawa bagian timur pada kenyataannya hanya diberikan daerah Lumajang, Sementara Ranggalawe yang dijanjikan jabatan sebagai Mahapatih Majapahit pada kenyataanya hanya di berikan jabatan sebagai Adipati Tuban. Tuban dan juga Lumajang letaknya jauh dari pusat kerajaan Majapahit di Trowulan, alasan sebenarnya keputusan Wijaya menginkari janjinya adalah sosok Arya Wiraraja . Seperti yang pernah di jelaskan , Arya Wiraraja merupakan seorang ahli taktik terhebat sepanjang sejarah yang pernah memihak 3 pihak dalam waktu yang berdekatan.(singasari,kediri,dan Wijaya sendiri). Wijaya takut Arya Wiraraja beserta taktik gemilangnya membimbing Ranggalawe yang notabene putranya sendiri melakukan makar dan merebut tahta Majapahit. Oleh sebab itulah mereka berdua “diasingkan” jauh dari pusat pemerintahan. Padahal baik Arya Wiraraja maupun Ranggalawe tidak ada niatan sedikitpun untuk mengkhianati Raden Wijaya.

Ranggalawe yang merasa sangat sakit hati akibat telah dikhianati sendiri oleh orang yang sudah ia percaya dan ia bela sampai titik darah penghabisan, orang yang telah ia dampingi dalam masa-masa kelam saat di kejar oleh pasukan Kediri,yang telah ia bantu dengan segenap kekuatan saat membuka hutan trowulan menjadi pusat kerajaan Majapahit. Akhirnya rasa sakit hati Ranggalawe berbuah dendam dan amarah hingga timbul niatan melakukan makar atau kudeta. Setelah dirasa cukup menghimpun kekuatan di Tuban segeralah Ranggalawe melakukan penyerangan ke Trowulan.  Wijaya merasa dikhianati saat mendapati pasukan pimpinan Ranggalawe  secara tiba-tiba melakukan  penyerangan ke pusat Kerajaan Majapahit . Dengan sigap langsung saja ia mengumpulkan seluruh prajurit tangguh Majapahit termasuk 8 bekas Arya terkemuka Singasari. Kekuatan Tuban sangat tidak sebanding dengan kekuatan utama Majapahit . Ranggalawe pun tewas dengan mengenaskan melalui pertarungan yang sangat tidak jantan melawan mantan senapati Singasari Kebo Anabrang. dikatakan tidak jantan karena dalam perang tanding yang seharusnya hanya melibatkan 2 orang tetapi Kebo Anabrang memerintahkan anak buahnya mengeroyok Ranggalawe hingga tewas mengenaskan.  Sora salah seorang mantan Arya terkemuka Singasari yang juga kerabat Ranggalawe tidak terima dengan perlakuan Kebo Anabrang. Ia pun lantas membunuh Kebo Anabrang sesaat setelah tewasnya Ranggalawe.

Dari sinilah rentetan peristiwa memilukan yang menimpa sahabat Raden Wijaya kelak kemudian hari terjadi.

(bersambung..)

Komentar
  1. Marjoni, AMK, SKM mengatakan:

    Banyak artikel yg menyatakan bahwa yg di serang adalah ranggalawe bukan ranggalawe yg menyerang. Dan pecah perang di tambak beras, perang tanding antara kebo anyabrang dan ranggalawe adalah di air. Nah pertanyaannya bro dasar literaturnya dlm menyajikan artikel mana..?

    Suka

    • yudisyudis mengatakan:

      kesimpulan dari berbagai literatur bro, ntar saya publish deh sumber sumbernya, kalo masalah yg mana duluan yang nyerang emg masih simpang siur, soalnya status awal sama sifat dasar ranggalawe jg masih banyak ragam pendapatnya. perang tanding di genangan air, ranggalawe di kepung sam pasukannya anabrang, disaksikan oleh lembu sora juga

      Suka

  2. Rudita mengatakan:

    ARYA wiraraja (banyakwide) dan ranggalawe menurut babad (lontar) di pura kawitan (leluhur) merupakan leluhur kami Arya Wang Bang Pinatih yang diturunkan oleh empu sidimantara yang berputra Manik Angkeran (Ranggalawe adalah seorang Ksatria dan jasanya tetap kami kenang sebagai Hyang Kawitan (leluhur) apapun versi sejarah kami tetap menjunjung tinggi nama Ranggalawe karena ikatan darah yang mengalir dalam darah kami,, terima kasih telah mengangkat topik Hyang Ranggalawe.. Suksma

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s